Erratum: Failure of Local Realism Revealed by Photon Correlations over 10 km: Measurements in Agreement with Quantum Mechanics Violate the Bell and Clauser-Horne Inequalities

Erratum: Failure of Local Realism Revealed by Photon Correlations over 10 km: Measurements in Agreement with Quantum Mechanics Violate the Bell and Clauser-Horne Inequalities

 

 

Dalam jurnal ini, para peneliti mengeksplorasi konsep local realism dan bagaimana kita dapat mengungkap kegagalan local realism dengan menggunakan pengukuran yang sangat kasar (atau “coarse-grained”). Mari kita bahas beberapa poin penting:

  1. Local Realism:
    • Local realism menggabungkan dua asumsi yang wajar: lokalitas dan realisme fisik.
    • Lokalitas menyatakan bahwa objek yang berjauhan tidak dapat memiliki pengaruh langsung yang instan satu sama lain.
    • Realisme fisik menyatakan bahwa hasil pengukuran ditentukan oleh kuantitas fisik yang sudah ada sebelumnya dalam sistem.
  2. Pengukuran Kasar (Coarse-Grained Measurements):
    • Para peneliti mengeksplorasi apakah kita masih dapat melihat dunia kuantum di mana local realism gagal, bahkan ketika pengukuran sangat tidak akurat.
    • Sebelumnya, ada pandangan bahwa fisika klasik muncul karena sifat “kasar” (atau kabur) dari pengukuran.
    • Namun, dalam penelitian ini, mereka menunjukkan bahwa pengukuran yang sangat kasar masih dapat membantu mengungkap dunia kuantum di mana local realism gagal.
  3. Hasil Penelitian:
    • Para peneliti menemukan bahwa local realism dapat terbongkar kepada pengamat yang hanya memiliki pengukuran sangat kasar.
    • Mereka berhasil melanggar ketidaksetaraan Bell (Bell’s inequality) hingga batas maksimum, yang dikenal sebagai Cirelson’s bound, bahkan ketika pengukuran lokal dan keadaan lokal awal mendekati batas klasik.
    • Artinya, local realism gagal, dan ini menunjukkan bahwa setidaknya salah satu dari lokalitas atau realisme harus ditinggalkan.

Lowongan Terbaru

Lihat Semua